You are currently browsing the monthly archive for November 2007.

Semakin menurunnya kualitas lingkungan hidup yang terjadi di kawasan perkotaan bukan hanyalah sekedar isapan jempol semata,bisa kita lihat seperti kota Jakarta untuk menciptakan ruang yang nyaman,produktif dan berkelanjutan dirasakan makin menghadapi tantangan berat.

Kota Jakarta yang berfungsi sebagai ibukota negara dengan fungsi

1.sebagai pusat kegiatan penyelenggaraan pemerintahan

2.sebagai pusat kegiatan kehidupan berpolitik

3.sebagai pusat perdagangan dan jasa

4.sebagai lokasi kegiatan kenegaraan baik berskala nasional maupun internasional

5.sebagai lokasi kedudukan perwakilan negara sahabat dan perwakilan lembaga internasional (sumber,departemen pekerjaan umum)

Menanggung beban berat dalam hal menjaga kewibawaan dan identitas bangsa.Hal ini dapat dilihat dengan segala permasalahan dan kendala kota Jakarta jauh dari kata untuk berperan sebagai ibukota Negara yang aman,nyaman dan selaras lingkungannya.

Dikota Jakarta permasalahan kemacetan lalulintas sudah menjadi hal yang biasa terjadi, timbulnya perumahan kumuh pada bantaran-bantaran sungai dan dibawah-bawah kolong jembatan sudah menjadi pandangan yang kita anggap menjadi suatu kewajaran, kawasan rawan banjir sudah mulai meluas areanya, meluber ke dareah-daerah yang dulunya aman dari banjir, apalagi jika berbicara soal pencemaran lingkungan,pada beberapa kawasan jakarta sudah dapat dikategorikan diatas ambang batas yang ideal,dampak yang terjadi dapat menyebabkan perubahan dari perilaku sosial masyarakat,hal ini bisa dilihat dari kejiwaan penduduk kota jakarta lebih mudah stress-dipresi dan cepat emosi.semua permasalahan tersebut merupakan cerminan kualitas ruang kehidupan yang masih jauh dari kategori aman,nyaman dan selaras.

Read the rest of this entry »

Advertisements

AkarKemarin di lampu merah Bundaran Airmancur BI yang merupakan awal jalan Thamrin, sekelompok anak muda berjas almamater dari salah satu universitas di Jakarta, asyik membagi-bagikan sekantung tas berisikan bibit-bibit pohon kepada setiap pengendara kendaraan yang berhenti.

Tanpa lelah dan bersemangat mereka tersenyum manis membagi-bagikan bibit pohon kewarga jakarta yang melintas dengan berpesan untuk menjaga lingkungan hidup dengan menanam bibit pohon tersebut dipekarangan rumahnya masing-masing.

Aku menyaksikan dan merenung….

situasi yang ironis…disatu sisi para pemuda bangsa dengan giat-giatnya menyuarakan penanaman pohon,sedangkan di sisi yang lain para pejabat pemda DKI melancarkan aksi menebang pohon mengatas-namakan pembangunan kota dengan proyek buswaynya

POHON……berbicaralah…!!!!