You are currently browsing the monthly archive for February 2008.

Aku terhenyak saat jam berdentang 9 kali “DUNIA DALAM BERITA” menyiarkan BANGUN SUGITO,Mantan kumbang metropolitan “ANAK JALANAN” yang dulunya pada saat “KEMARAU” penikmat  segelas “AIR API”  dan penyabut nyawa “JARUM NERAKA” mengucapkan “SALAM TERAKHIR” kepada primadona “ASTUTI” si manis ” NONA” dan yang sedap dipandang mata “KARTIKA” dan semua “SOBAT  MUDA” penggemarnya
“HARI-HARI” terakhirnya dilalui dengan penuh pertobatan terisi Dakwah dan Doa, tinggalkan semua “PROBLEMA” serta “KEMBALI PADA-NYA”

“STOP SAMPAI DISINI” dia berujar untuk “PERMATA HITAM” dan pada akhirnya “API TELAH PADAM” pada segala siksa dunia.

Akan tetapi GITO ROLLIES  “AKU TETAP AKU” si“BURUNG KECIL” yang terbang tinggi sesuka hati  walau hidup masih tak tentu.

Selamat jalan “CINTA YANG TULUS” ku ,salam untuk STANZAH….

“SETANGKAI BUNGA” untuknya

“NO SAD SONG” terekam di kenangan…

ROCKER  NEVER DIES…….!!!!!!

Advertisements

taman ayodia

Awalnya

Seorang arsitek local yang bernama,Moh soesilo (1948) merancang wilayah kebayoran baru menjadi Kota Taman pertama di Indonesia Kebayoran Baru merupakan adaptasi kota taman bergaya Eropa (Belanda) dalam iklim tropis, sehingga sering disebut sebagai kota taman tropis yang banyak dikembangkan oleh Thomas Karsten di beberapa kota di Jawa (Bogor, Bandung, Malang) dan luar Jawa, di mana arsitek Moh. Soesilo adalah salah satu muridnya.(sumber:www. inilah.com)

Dan Taman yang terletak di ujung jalan Mahakam II lebih dikenal dengan Taman barito dengan luas kurang lebih 7000 M2 menjadi bagian dari kota taman tersebut. Jika ditilik dari pembangunan Taman tersebut hingga hari ini, berarti Taman Barito yang aslinya bernama taman Ayodia telah berumur kurang lebih 50 Tahun dan Pohon-pohon rindang dengan diameter batang lebih dari 50 Cm menjadi tanda dan saksi bisu keberadaan taman tersebut.

Read the rest of this entry »

Wish You Good Fortune,success and longerity in this coming year of THE RATgongxifacai card